Assalamu'alaikum Wr WbPuji syukur kepada Allah SWT atas kesempatan waktu yang telah Allah SWT berikan dan karena Nya saya dapat menulis sebuah tulisan kecil yang mungkin tak ada tandingan daripada kuasaNya.
Teman teman sekalian, mungkin sekarang banyak sekali perbincangan masyarakat tentang fashion mode hijab yang sedang booming, sebelumnya saya senang sekali melihat banyak perubahan di dalam diri masyarakat untuk lebih menutup aurat nya yang sudah menjadi kewajiban dan Allah SWT.
Sebelumnya disini saya akan memberitahu tentang perbedaan dari Hijab, Jilbab, Khimar, dan Kerudung :
Hijab :
setiap jilbab adalah hijab, tetapi tidak semua hijab itu jilbab, sebagaimana yang tampak. Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu.
Jilbab :
Jilbab ialah pakaian yang longgar dan dijulurkan ke seluruh tubuh hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Hal ini tertuang dlm perintah Allah dalam AlQuran surat Al-Ahzab ayat 59 "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka...". Secara terminologi, dalam kamus yang dianggap standar dalam Bahasa Arab, Jilbab berarti selendang, atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepada, dada dan bagian belakang tubuhnya.
Dapat kita ambil kesimpulan bahwa jilbab pada umumnya adalah pakaian yang lebar, longgar dan menutupi seluruh bagian tubuh. Sebagaimana disimpulkan oleh Al Qurthuby: "Jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh." Kecuali Wajah dan telapak tangan. Adapun #jilbab dalam surat Al-Ahzab (33) : 59, sebenarnya adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah.
Khimar :
Khimar menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka). Khimar ini tidak Khimar merupakan pakaian atas atau penutup kepala. Desain pakaian ini yaitu menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka).
Khimar ini tidak diikatkan ke leher seperti kerudung, karena jika hal tersebut dilakukan, maka akan memperjelas bentuk lekuk dada dari wanita. Jadi khimar harus menjulur lurus kebawah dari kepala ke seluruh dada tertutupi. Khimar seringkali disebut kerudung, tapi sebenarnya berbeda. Perintah Khimar terdapat dalam QS An-Nur ayat 31. Khimar adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka.
Kedurung / Kudung :
Kerudung hampir mirip dengan Khimar , namun kerudung tidak dianjurkan dalam Islam, karena desain kerudung cuma sebagai penutup kepala saja. Kerudung yang hanya sebagai penutup kepala, tidak sepanjang khimar yang mampu menutupi dada wanita sekaligus. Kerudung hanya menutup kepala atau leher saja, akan tetapi bentuk lekuk tubuh pada bagian leher dan dada masih terlihat.
Tidak menutup kemungkinan, banyak sekali masyarakat yang menganggap trend fashion hijab yang sedang booming ini hanya sekedar musiman ataupun menjadi 'kedok' semata. Apalagi dengan adanya istilah 'jilboobs'. Jadi banyak sekali yang memandang sebelah mata dengan wanita yang sudah berusaha untuk menutup auratnya.
Banyak sekali yang berkata kepada saya kalau wanita yang menutup auratnya seperti itu mendingan di buka saja hijabnya karena seperti orang yang tidak niat, hanya ikut ikutan saja, yang ada tambah bikin dosa, mendingan wanita yang tidak berhijab ketauan sikap buruknya daripada wanita berhijab tetapi kelakuannya seperti wanita tidak berhijab.
Dalam hati kecil saya setiap mendengar pernyataan itu sangat sedih, pertanyaan di hati saya "apakah sejelek itu wanita hijab di mata kalian ?". Saya selalu menjelaskan kalau tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna bukan ? karena kesempurnaan ini sungguhlah milih Allah SWT.
Bicara soal hijab, Allah telah meWAJIBkan untuk seorang muslimah untuk menutup aurat. Sama seperti solat fardhu, menutup aurat juga sebagai kewajiban seluruh muslimah.
Banyak sekali muslimah diluar sana yang mengatakan :
"saya belum siap untuk berhijab"
it's ok girl, itu kembali kepada diri masing-masing, tapi apakah kalian berfikir bahwa kita hidup di dunia ini hanya sementara dan tidak ada yang pernah tau bahwa kapan umur kita selesai ? kapan Allah akan memanggil kita untuk menghadapNya ? Kalian harus siap untuk berhijab, lebih baik kalian terlambat daripada tidak sama sekali.
"perilaku saya belum pantas untuk saya berhijab"
perilaku ? Akhlak ? seorang wanita yang mampu menutup auratnya bukan berarti akhlak nya baik. hijab merupakan penghalang, merupakan batasan, anggap saja sebagai plang. saat saya memutuskan untuk memakai khimar pertama kali, saya juga merasa kalau perilaku saya belum pantas untuk memakainya, tetapi saya yakin dengan berjalannya waktu akhlak kita bisa di sesuaikan dengan khimar yang kita pakai, kita jadi lebih berfikir tentang batasan batasan apa yang seharusnya tidak kita lakukan. saat ke khilaf an itu mulai datang diri kita akan menyalakan 'alarm' untuk kita sadar dan ingat batasan seorang muslimah untuk berbuat sesuatu.
"wanita berhijab sering di nomor dua kan"
pernahkah kalian berfikir kalau wanita yang menutup auratnya lebih mulia dibandingkan wanita yang tidak menutup aurat ? dunia yang fana ini sering sekali meragukan kinerja wanita apalagi wanita yang berhijab. banyak sekali cerita muslimah yang berkata bahwa "kalau kita memakai khimar kita di bedakan, ataupun saat mendapatkan pekerjaan kita diberi pilihan untuk membuka khimar, ataupun tidak diperbolehkan untuk memakainya karna alasan profesionalitas ataupun aturan yang ada". Entahlah saya harus berkata apa, tapi saya sangat yakin dibalik semua itu saat kita tetap teguh untuk memakai hijab kita dan harus kehilangan kesempatan yang ada. Percayalah, semua pasti ada balasannya yang lebih baik daripada itu, Allah selalu mempunyai rencana yang sangat menakjubkan yang tidak diketahui oleh umatNya.
sebagai contoh, seorang wanita yang ingin melanjutkan studi S2 nya dan beliau mendapatkan beasiswa ke perancis, tetapi dengan syarat dia harus membuka khimarnya karena di Perancis tidak boleh ada yang memakai khimar, beliau pun tetap teguh dan tidak ingin melepai khimarnya begitu saja tetapi melepas beasiswanya ke Perancis. Beberapa bulan kemudian ia mendapat kabar bahwa ia mendapatkan beasiswa ke New York dan tetap memakai khimarnya. Subhanallah sungguh mulia kuasaNya.
Jangan pernah ragu untuk menutup aurat kita sebagai seorang muslimah.
Kita juga bisa lebih mengontrol emosi kita dengan saat menggunakan hijab.
Semuanya butuh proses untuk menjadi lebih baik tidak ada yang instan bukan ?
Dan kita harus menghargai proses dalam memperbaiki diri
Sampai disini tulisan saya semoga bermanfaat untuk pembaca, saya memohon maaf apabila di dalam tulisan saya mempunyai kesalahan yang tidak di sengaja, Terimakasih juga untuk para pembaca yang sudah meluangkan waktunya, kritik dan saran juga sangat saya butuhkan untuk penulisan saya berikutnya.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar